Anda barangkali sudah tidak asing dengan istilah pijat bayi bahkan sudah menerapkannya pada bayi Anda. Anda patut bersyukur karena pijat bayi akan membuat bayi rileks dan nyaman. Selain itu pijat bayi akan membangun hubungan kasih antara ibu dan bayinya. Tetapi pernahkah Anda mendengar Endorphin Massage? Apa pula kegunaannya untuk ibu hamil?
Endorphin Massage sebenarnya kurang lebih memiliki fungsi dan praktek yang hampir sama dengan pijat bayi. Hanya saja metode yang dikembangkan oleh Constance Palinsky ini lebih dikhususkan untuk si calon ibu. Teknik yang digunakan merupakan teknik sentuhan ringan. Teknik ini digunakan untuk mengurangi rasa kurang nyaman pada saat proses melahirkan berlangsung. Selain itu Endorphin Massage juga berfungsi untuk meningkatkan relaksasi dan memicu perasaan nyaman si calon ibu melalui permukaan kulit.
Lanny Kuswandi, seorang clinical hypnoterapist dari Pro-V Clinic mengatakan, "Endorphin Massage ini sebaiknya dilakukan bersama sang suami, selain harus dijalankan secara rutin. Hal ini akan membantu si calon ibu menjadi lebih tenang, damai, ikhlas, dan tawakal,'' paparnya.
Pada prakteknya, sentuhan ringan yang dilakukan dalam teknik Endorphin Massage ini mencakup pemijatan sangat ringan. Pemijatan ini disarankan untuk dilatih selama satu bulan terakhir kehamilan. Riset telah membuktikan dimana teknik Endorphin Massage ini bisa membantu tubuh dalam meningkatkan perlepasan hormon oksitosin pada ibu hamil. Nah, hormon inilah yang berfungsi memfasilitasi persalinan saat proses persalinan berlangsung. Lany juga menerangkan bahwa proses relaksasi ini sangat membantu menguatkan ikatan antara sang suami dan si istri dalam mempersiapkan proses persalinan.
Bila Anda ingin melakukannya, caranya cukup mudah. Di tahap awal, silakan berbaring dengan tenang. Sarankan agar suami Anda pada posisi di samping Anda. Pejamkan mata berlahan, lalu biarkan suami Anda mengelus-elus permukaan tangan Anda. Mulai dari tangan hingga bawah lengan. Jangan gunakan alas kain ataupun sarung tangan. Belaian secara langsung dengan lembut disarankan hanya dengan menggunakan jemari atau ujung-ujung jari saja. Mulailah dengan tangan bagian kanan dan setelah lima menit, pindah ke tangan kiri.
Untuk tahap awal, pijatan di bagian tangan sudah cukup, karena walaupun hanya dilakukan di kedua tangan Anda, dampaknya pada tubuh yang lainnya akan terasa. Setelah tahap ini, teknik selanjutnya bisa dilakukan pada bagian tubuh yang lain seperti leher, bahu, betis, punggung dan paha.
Khusus untuk bagian punggung, berbaringlah dengan posisi sedikit miring. Minta suami melakukan pijatan ringan berbentuk huruf "V", mulai dari leher, bergeser ke arah luar menuju sisi tulang rusuk. Lalukan terus hingga turun ke bawah dan belakang. Tujuan pemijatan pada bagian punggung ini adalah untuk merangsang hormon endorfin yang dihasilkan otak dan syaraf tulang belakang. Hormon ini berfungsi mengurangi nyeri kontraksi saat persalinan berlangsung pada saatnya nanti.
Istri Anda Hamil Atau Mau Melahirkan? Cobalah Endorphin Massage
Diposting oleh
Bayu Yonar
|
Kamis, 11 November 2010


0 komentar:
Posting Komentar